Kamis, 14 Maret 2013

PEMIKIRAN ISLAM

oleh: Hasyim AQ

SEJARAH PEMIKIRAN QADARIYAH DAN JABARIYAH
*Aliran Qadariyah
Qadariyah berasal dari asal kata qadara yang berarti kemampuan atau kekuatan. Dalam pengertian terminologinya adalah suatu aliran yang percaya bahwa segala tindakan manusia dilakukan oleh manusia dan tidak ada intervensi dari Tuhan. Artinya manusia memiliki kebebasan dan kekuatan sendiri untuk mewujudkan perbuatan-perbuatannya sekaligus sebagai pencipta dari semua perbuatannya.
Aliran Qadariyah muncul sekitar tahun 70 H oleh Ma’bad bin Abdullah al-Juhanî dan salah satu tokoh yang menyebarkan aliran Qadariyah adalah Ghailan bin Muslim ad-Dimasyqi>> Abu> Marwan, seorang orator yang berasal dari Damaskus dia mati dibunuh oleh Hisyam bin Abdul Ma>lik pada tahun 105 H. atau 723 M.

Selasa, 19 Februari 2013

Tafsir Fi Zilal al-Qur’an


oleh: Moh. Hasyim Abd. Qadir

PENDAHULUAN
Sayyid Qutb adalah tokoh agama, ilmuwan, sastrawan, ahli tafsir dan intelektual Islam asal Mesir, dalam sejarah hidupnya, Sayyid Qutb tdak pernah lelah untuk berdakwah meskipun beliau dizalimi, disiksa dan dipenjara puluhan tahun, beliau tidak pernah putus asa, beliau adalah sosok yang luar bisa dengan segala kegigihannya dalam berdakwah.
Sayyid Quth dizalimi dan dipenjara rezim yang berkuasa bukan karena tindakan kriminal yang beliau lakukan tetapi karena tulisan dan karya-karyanya yang mampu menggugah ribuan pemuda untu bangkit melawan kejahiliahan dan menegakkan Islam, dan dalam penjara itulah beliau torehkan karya yang monumental yaitu Tafsi>r Fi Z}ila>l Al-Qur’an.


Menikahlah…!!!


Kau tak perlu menunggu kaya untuk menikah
Tak perlu menunggu mapan untuk menikah
Tak perlu juga menunggu sempurna untuk menikah karena menikah untuk  menyempurnakan diri dari sesuatu yang kurang dalam diri kita walaupun tidak ada yang betul-betul sempurna di dunia ini.
Yang kita perlukan adalah keyakinan dan rasa tanggung jawab untuk melaksanakannya
Menikah bukan hanya tentang rasa yang mereka sebut dengan “cinta” tetapi juga tentang kometmen dan visi kerana “cinta” tak akan menemukan bentuknya tanpa kometmen dan visi yang jelas melainkan hanya irama romantic yang tampak main-main.
Aku menyakini bahwa formulasi cinta, kometmen dan visi inilah yang mengantarkan terciptanya sakinah mawaddah wa rahmah.
Ketika ini dimiliki maka menikah adalah sesuatu yang indah penuh makna, kedamaiaan yang mententramkan dan juga amanah beserta tanggung jawabnya.
Menikahlah dengan segenap cinta dan landasi dengan kometmen kuat beserta kejelasan visi.
Menikahlah karena Allah dan sempurnakanlah hidup dengan menikah, maka temukanlah kedamaiannya.
Dan atas dasar semua ini Tuhan, AKU INGIN MENIKAH..!!!!!

Selasa, 22 Januari 2013

MUKJIZAT AL QURAN DAN PERKEMBANGAN SAINS


oleh: Moh.Hasyim Abd. Qadir


Alquran adalah kitab yang menakjubkan yang merupakan mukjizat bagi Nabi Muhammad, kitab yang mengisyatarkan keagungan Tuhan yang tidak bisa ditandingi oleh buku manapun.
Dimensi kemukjizatan Alquran: Susunan  bahasa yang indah yang tak tertandingi oleh setiap susunan yang ada dalam setiap bahasa, gaya bahasa yang menakjubkan yang tak  tiada duanya, citra keagungan yang menutup segala kemungkinan bagi makhluk untuk menciptakan karya sepadan. undang-undang yang detail dan sempurna yang mengalahkan setiap undang-undang buatan manusia. mengabarkan hal-hal gaib yang tak mungkin bisa diketahui kecuali hanya dengan wahy,.tidak bertentangan dengan pengetahuan umum yang dipastikan kebenaranny, menepati janji dan ancaman yang telah tertuang didalamnya, sumber segala ilmu pengetahuan, jawaban atas segala kebutuhan manusia, dan dapat meluluhkan kerasnya hati.
Inilah kitab yang paling istimewa, ketika buku-buku lain diciptakan oleh para doktor, cendekiawan, ataupun negarawan, kitab yang satu ini diciptakan oleh Tuhan sebagai wahyu kepada  utusannya yang mulia Nabi Muhammad.
 Ada banyak tantangan untuk menguji kebenaran Alquran dari zaman ke zaman, sebagian menguji atas dasar ketidakpercayaan, sebagian menguji atas dasar kebencian, sebagian lagi menguji murni demi  memuaskan hasrat intelektual.
 Penemuan demi penemuan di bidang sains yang tak terpikirkan oleh orang-orang terdahulu telah dengan sangat fasih membuktikan bahwa Alquran adalah sebuah maha karya yang datang dari sisi sang Pencipta alam semesta, maka Maha Benar Allah dengan sefala firmannya.

Kamis, 10 Januari 2013

Globalisasi Dan Peran Agama


oleh: Hasyim AQ

Pendahuluan
Globalisasi adalah penyebaran perkembangan kehidupan ke seluruh kawasan yang ditandai dengan adanya hubungan antar bangsa ataupun antar negara yang meliputi berbagai aspek kehidupan dan globalisai telah merubah pola pikir dan kebiasaan manusia, masyarakat yang dulunya tradisional berubah menjadi masyarakat yang modern.
Globalisasi merupakan suatu pandangan masyarakat global yang merujuk pada perkembangan tatanan kehidupan, mulai dari perkembagan sektor perekonomian, perdagangan dan teknologi informasi. Namun, perkembangan itu tidak selalu merujuk pada hal-hal positif saja, banyak dampak-dampak negatif globalisasi di rasakan masyarakat.
Globalisasi cenderung ke arah westernisasi yang bersumber dari masyarakat  barat, yang akan mempengaruhi pola hidup masyarakat menjadi kebarat-baratan, begitu juga dengan nila-nilai agama yang telah tercipta akan terpengaruh dengan pola pikir barat. 
Nilai-nilai ajaran agama Islam telah banyak yang luntur karena globalisasi bersifat sekularistik, materialistik dan liberal serta tidak mengenal moral karena selalu menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan melekukan sesuatu sesuai hak asasinya, oleh karena itu umat Islam harus waspada untuk menghadapi globalisasi. 

Selasa, 01 Januari 2013

Makna Munculnya Bani Saljuk Bagi Imperium Abbasiyah

oleh: Moh. Hasyim Abd. Qadir

PENDAHULUAN
Dalam sejarah kejayaan Daulah Abbasiyah muncul dinasti-dinasti kecil, salahsatunya adalah dinasti Saljuk, sebagaimana dalam catatan sejarah Daulah Abbasiyah mampu merebut panggung politik kekuasaan Islam dari tangan Daulah Umawiyah, namun dari rentatan panjang masa kekuasanya, Abbasiyyah tidak terlalu cakap dalam mempertahankan wibawa dan pengaruh kekhalifahanya. Abbasiyah tidak bisa menggenggam beberapa pelosok daerah yang dahulu pernah tunduk dibawah pemerintahan Umawiyah. Melemahnya kepemerintahan Abbasiyah inilah yang menimbulkan lahirnnya dinasti-dinasti kecil dibawah kekuasaan Abbasiyah.
Dinasti-dinasti kecil yang tumbuh pada emperium dinasti Abbasiyah masing-masing mempunyai andil yang terbagi dalam dua katagori, pertama: dinasti kecil yang melemahkan dan mempersempit ruang kekuasaan dinasti Abbasiyyah seperti Idrisiyah, Rustamiyah, Buwaihiyah, Fatimiyah dan lain lain, kedua; dinasti kecil yang memperkuat serta mempertahankan kelangsungan dinasti Abbasiyyah, dan diantara dinasti kecil yang memiliki peran penting terhadap keberlangsungan emperium Abbasiyah adalah Dinasti Saljuk, dinasti ini mempunyai makna besar dalam sejarah kekuasaan Abbasiyah. Bahkan Saljuk juga mempunyai peranan penting kepada peradaban Islam pada umumnya

Jumat, 14 September 2012

PLURALITAS DALAM SUNNAH

oleh: Moh. Hasyim Abd. Qadir


A. Pendahuluan

            Dalam kehidupan ini manusia selalu dihadapkan dengan fenomena pluralitas. pluralitas bukanlah barang baru untuk dibicarakan dalam arti bahwa isu pluralitas adalah setua usia manusia dan selamanya akan ada, kareana manusia dalam menjalani kehidupan selalu bersifat pluralistik secara alamiah dan realitas pluralitas ini menyatu dalam kehidupan sehari-hari sebut saja plutralitas ras, pluralitas agama, pluralitas  bahasa dan lain sebagainya.
            Dalam fakta pengalaman historisitas keberagamaan Islam era kenabian Muhammad, masyarakat yang pluralistik secara religi sudah terbentuk dan sudah pula menjadi kesadaran umum pada saat itu. Di tengah pluralitas keberagamaan pada masa kenabian Muhammad, tidaklah menghalangi beluai untuk mengembangkan sikap-sikap toletansi.

Kamis, 23 Agustus 2012

F A N A

Apalah arti ADA dan TIADA kalau pada hakikatnya adalah TIADA?
Berasal dari ketiadaan dan akan kembali  pada ketiadaan..
ADA pada hakikatnya adalah TIADA..
Karena ADA yang hakiki hanyalah milik Tuhan yang Maha Ada..
Maka tiadakanlah aku dalam keber”ADA”an-MU, hingga aku benar-benar ADA..

Jumat, 13 April 2012

Lagi2 CINTA

 
Jangan pernah katakan CINTA kalau masih menganggap “aku” lebih penting daripada “kamu” karena tak ada aku dan kamu dalam cinta, yang ada hanyalah “kita”, itu sebabnya pengertian dan saling memahami mempunyai peranan besar dalam ke-kita-an.

Cinta bukan hanya kehendakku dan kehendakmu tapi kehendak kita, kiranya itu kenapa hubungan yang mengatasnamakan cinta harus dibangun dengan RASA yang sama bukan pemaksaan kehendak, tapi kesamaan kehendak dan kesamaan visi.

Selasa, 20 Maret 2012

Harusnya,, tapi nyatanya,, maka maafkan aku!!!


Aku adalah seorang muslim, begitulah aku dan lingkunganku menyebut identitas keagamaanku, ya,, paling tidak aku telah berikrar atas agama Islam dengan Syahadatain yang telah aku ucapkan semenjak dulu yang aku sendiri tidak ingat kapan pertama kali aku mengucapkan itu dan setiap hari akupun paling tidak lafadkan kalimat sakral itu lima kali sehari dalam sholat fardhuhku.